My Bio
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Halo teman-teman!
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Halo teman-teman!
Saya mengawali blog ini dengan memperkenalkan diri
saya terlebih dahulu, nama saya Muhammad
Addam Husein anak pertama dari lima bersaudara,saya terlahir di Lampung
pada tanggal 14 Agustus 2000.Saya
merupakan mahasiswa baru di Universitas Lampung jurusan Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan tahun 2018.
Saya merupakan lulusan dari salah satu sekolah terbaik
di provinsi yang saya tempati,yakni SMA Plus Negeri 7 Bengkulu.Saat bersekolah
saya sangat tertarik dengan beberapa cabang disiplin ilmu.Ilmu-ilmu tersebut
adalah matematika,agama,falsafah,dan ilmu kesehatan.Hal-hal tersebut sangatlah
menarik dikarenakan kita dituntut untuk berpikir dan berlogika yang ilmiah saat
mempelajarinya.Dalam pembuktiannya,saya sangat sering diutus oleh pihak sekolah
untuk mengikuti perlombaan dalam cabang-cabang ilmu tersebut.
Matematika disebut-sebut sebagai Ratunya Ilmu.Hal ini
diucapkan oleh seorang Matematikawan yang bernama Frederich Gauss.Hal ini
sangatlah jelas dan terang mengingat seluruh unsur kehidupan kini sangat
bergantung kepada Matematika.Teknologi komputer,handphone,satelit,bahkan
internet merupakan bukti penerapan Algoritma matematika yang rumit yang
diprogram dengan ilmu matematika.
Pada praktisnya matematika merupakan ilmu yang
berusaha untuk menjawab berbagai permasalahan.Matematika merupakan suatu ilmu
yang berupaya menyederhanakan suatu masalah dalam bentuk perumusan dan
variabel-variabel.Matematika pula yang bisa menjawab persoalan-persoalan ilmiah
yang berpola.
Pentingnya ilmu matematika dapat dibuktikan bahwa puncak
keilmiahan pada masa-masa klasik adalah pasti dimiliki oleh seorang
matematikawan.Para filsuf yakni pemikir-pemikir besar ketika itu sangat erat
dengan ilmu matematika.Sebut saja Thales perumus teorema,Phytagoras seorang
penemu aturan phytagoras,Archimedes penemu angka phi,dan Bapak fisika klasik
yakni Isaac Newton pengembang dari teori kalkulus.
Dalam kehidupan sehari-hari,adalah tidak mungkin untuk
kita hidup semudah ini tanpa perumusan matematika.Revolusi bumi terhadap
matahari sebesar 365,25 hari sehingga dirumuskan pada tahun kabisat,waktu adzan
yang diukur dengan perhitungan sudut bumi terhadap matahari,perhitungan
hari,penetapan kalendar hijriyah,dll.
Dari poin-poin kita bisa berkonklusi bahwa kontribusi
matematika adalah sangat besar bagi dunia termasuk Indonesia.
Contohnya saja,Indonesia sedang mengalami masalah
krisis ekonomi. Ekonomi adalah ilmu yang bermain dengan angka.Seluruh kebijakan
fiskal dan moneter negara akan dipertimbangkan dengan perumusan
matematika.APBN,Hutang negara,Ekspor-impor pastilah akan terselenggara dengan
perhitungan matematika yang dibuat oleh ahlinya.
Sehingga karena alasan-alasan tersebut diatas,saya
memilih untuk mengikuti program perkuliahan Matematika pada perkuliahan kelak.
Dalam perjalanannya,saya berusaha untuk mempelajari
berbagai teori dasar dari matematika.Suatu kesadaran bagi saya adalah bahwa
mempelajarinya adalah suatu kesenangan dan hiburan bagi saya.Karena mungkin hal
ini memicu kepuasan akal karena mampu memecahkan dan menyederhanakan berbagai
masalah yang harusnya rumit.
Pada hakikatnya memang matematika dibuat untuk
mempermudah manusia.Tentu kita bisa menyimpulkan hal tersebut dengan contoh
penerapan yang telah saya sebut sebelumnya.Sangat sulit membayangkan hidup
tanpa matematika walaupun terkadang kita kurang menyadarinya.
Setelah lulus SMA dengan izin Allah akhirnya saya
dapat merealisasikan tekad saya tersebut.Saya diterima di Universitas Lampung
di prodi yang saya inginkan pada jalur SNMPTN 2018.Kesyukuran kepada Tuhan
adalah hal yang tentu saya lakukan pertama kali saat bisa diterima,hal ini
mengingat hanya 10 orang dari sekolah saya yang bisa lulus di SNMPTN 2018 ini.
Sejak dahulu saya memang sangat bertekad untuk bisa
lulus di jalur SNMPTN.Hal ini sangat wajar dikarenakan kita tidak perlu
membayar uang bangunan sekaligus bisa lulus tanpa tes,begitu
praktisnya.Walaupun pada hakikatnya hasil tersebut dinilai dari nilai raport
yang kita peroleh saat SMA,hal ini tentunya bukan kebetulan melainkan jerih
payah yang justru lebih lama yakni 3 tahun.
Saya selalu berusaha untuk bisa mendapatkan nilai yang
tinggi sejak mulai masuk SMA.Dengan keyakinan,doa,usaha,dan tawakkal kepada
Tuhan itulah bekal yang sejak dulu saya bawa.Alhamdulillah,dengan karunia
Tuhan,saya bisa mendapatkan nilai yang baik dan sering menjadi bintang kelas.
Metode belajar yang saya gunakan adalah berusaha untuk
memahami secara ilmiah.Saya cenderung tidak suka menghapal rumus,namun saya
sangat senang bisa mengetahui dari mana rumus tersebut berasal.Sehingga saya
bisa mendapatkan rumus tanpa menghapal namun bisa mencarinya sendiri.Keilmiahan
adalah bukti dari kepahaman.Sesuatu yang tidak bisa bisa dibuktikan dengan
ilmiah maka tidak akan menghasilkan kepahaman,begitu pula sebaliknya.Hal
tersebut berlaku untuk setiap cabang ilmu.Sehingga tanpa nilai ilmiah dan fakta
logis suatu keyakinan tidak bisa diambil.
Pada bidang non-akademik saya ikut bergabung dalam
beberapa organisasi dan aktif didalamnya.Beberapa organisasi dalam spesialisasi
masing-masing telah berusaha saya ikuti.Dalam bidang sosial saya bergabung
dalam PIK-R Ciraja,dalam bidang keilmuan saya bergabung dalam Sains club di
SMA,dalam bidang seni saya juga pernah mengikuti Korps Drum Band SMA 7,dan juga
pernah mengikuti organisasi keagamaan saat SMP.
Saya juga beberapa kali ditunjuk sebagai pengurus inti
organisasi tersebut.Jabatan ketua saya dapatkan saat mengikuti Rohis di
SMP,adapun wakil ketua juga telah saya jalani ketika berada di Sains
club,bahkan juga pernah menjadi sekretaris di PIK-R pada saat kelas 2
SMA.Beberapa nilai sosial saya ambil saat bergabung dengan organisasi
tersebut,hal ini sangat dibutuhkan mengingat kita perlu untuk bersosialisasi
dan turut beraspirasi.
Hal-hal diataslah yang merupakan bekal yang saya
siapkan untuk mengikuti program perkuliahan kelak di Unila.Sehingga bisa
mencapai prestasi dan membangun Indonesia dengan ilmu yang saya dapat kelak.
Tekad awal saya adalah untuk bisa menjadi lulusan
terbaik pada prodi jurusan saya kelak.Tentu hal ini akan sulit mengingat Unila
merupakan universitas terbaik ke-18 di Indonesia dan kedua di Sumatera
berdasarkan situs ristekdikti.Hal tersebut pastilah akan berimplikasi pada
kecerdasan mahasiswanya.
Selagi menggapai tekad diatas,saya juga menginginkan
untuk kembali aktif di organisasi perkuliahan.Yang menjadi prioritas saya
adalah BEM,Rohis,dan organisasi penelitian.Melalui BEM tentu akan menjadikan
saya untuk lebih terbiasa dengan kegiatan sosial dalam rangka meningkatkan mutu
kualitas kampus.Sedangkan rohis adalah agar saya juga lebih aktif dalam bidang
yang sangat saya sukai yakni ilmu agama.Dan organisasi penelitian akan
membiasakan diri saya untuk meneliti dan membuat jurnal ilmiah dalam rangka
menggapai cita-cita saya sebagai akademisi dosen.
Saya bercita-cita sebagai seorang dosen.Hal ini saya
dasari atas faktor implementasi nantinya.Implementasi kerja sebagai seorang
dosen akan merangkap tiap fungsi cabang keilmuan yakni
mempelajari,mengerjakan,dan mengajarkan.Dimana hal tersebut terangkum dalam
Tridharma perguruan tinggi.Mengajar dan mencerdaskan kehidupan bangsa,meneliti
dan membuat konsep baru,serta mengaplikasikan kepada masyarakat adalah
perumusan yang sangat sempurna akan kegunaan suatu ilmu.Sehingganyalah saya
bercita-cita sebagai dosen.
Saya meyakini dengan bekal tekad,kerja
keras,iman,doa,dan tawakkal saya bisa mewujudkan cita-cita besar tersebut untuk
memajukan Indonesia.Dimana tenaga pendidik sangatlah dibutuhkan untuk
peningkatan mutu SDM ditambah lagi minim jumlahnya.
Dari segala apa yang sudah saya capai sampai saat
ini,saya sudah merasa cukup bangga.Menjadi yang dipercaya sekolah,bintang
kelas,dan menjadi pejabat organisasi adalah langkah awal untuk mewujudkan
impian yang saya inginkan.Yakni menjadi generasi unggul kebanggaan bangsa
Indonesia.Dengan dukungan dari internal dan eksternal,saya yakin bisa
mewujudkan cita-cita saya tersebut.
Sekian yang bisa saya sampaikan,atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Komentar
Posting Komentar